my advertise

THE BLOG OWNER

THE BLOG OWNER
“Kindness is a language which the deaf can hear and the and the blind can see”

MY Frenz / MY Sahabat

02 October 2011

SEMBILAN JENIS ANAK SETAN @SYAITAN









Syaitan adalah musuh umat manusia yang nyata dan tugasnya sehingga kiamat adalah untuk menyesatkan umat manusia seterusnya menemani mereka di neraka kelak. Seperti manusia, syaitan juga beranak pinak dan mempunyai anak-anak yang mempunyai tugas yang boleh dikatakan spesifik dan pelbagai dalam menyesatkan manusia supaya kufur kepada Allah s.w.t. Umar al-Khattab r. a. pernah meriwayatkan bahawa terdapat 9 jenis anak syaitan dengan tugas-tugasnya masing-masing iaitu :






1. Zalituun




Duduk di pasar / kedai bagi menggoda supaya manusia berbelanja secara berlebih-lebihan dan membeli barang-barang yang tidak perlu.




2. Wathiin




Mereka akan mendatangi orang-orang yang mendapat musibah supaya bersangka buruk terhadap Allah s.w.t.




3. A’awan




Mereka berperanan menghasut sultan / raja / pemerintah supaya tidak mendekati rakyat. Lalai dengan kedudukan / kekayaan hinggamengabaikan kebajikan rakyat dan tidak mau mendengar nasihat para ulama’.




4. Haffaf




Berkawan baik dengan kaki botol. Suka menghampiri orang yang berada di tempat-tempat maksiat (cth: disko, kelab malam & tempat yg ada minuman keras).




5. Murrah




Merosakkan dan melalaikan supaya orang leka dan lalai dengan muzik sehingga lupa kepada Allah s.wt.. Mereka ini tenggelam dalam kemewahan, keagungan, dan sebagainya.




6. Masuud




Duduk di bibir-bibir mulut manusia supaya berkata fitnah, gosip, umpatan dan apa sahaja penyakit yg keluar dari kata-kata mulut.





7. Daasim (BERILAH SALAM SEBELUM MASUK KE RUMAH)




Duduk di pintu rumah kita. Jika kita tidak memberi salam ketika masuk ke rumah, Daasim akan bertindak supaya terjadi keruntuhan rumahtangga (suami isteri bercerai-berai, suami bertindak ganas, memukul isteri, isteri hilang pertimbangan menuntut cerai, anak-anak didera dan pelbagai bentuk kemusnahan rumah tangga yang lain lagi).


8. Walahaan




Menimbulkan rasa was-was dalam diri manusia khususnya ketika berwuduk dan solat serta ibadat-ibadat kita yg lain.




9. Lakhuus




Merupakan sahabat bagi orang Majusi yang menyembah api / matahari.





01 October 2011

SURAT DARI SYAITAN

Hai manusia yang tersayang,

Tadi malam waktu tidur, aku lihat engkau tidak memuji Tuhan, tidak membaca Do’a, tidak solat. Ini baik sekali karana waktu tidur adalah waktu untuk tidur, bukan untuk mengingat Tuhan.


Sesungguhnya engkau tidak membuang-buang masa. Pagi ini aku lihat engkau tidak berdoa setelah bangun. Bagus sekali!!! Engkau telah membuktikan bahwa engkau adalah sahabatku yang budiman. Janganlah engkau susah-susah bangun dan memendekkan tidur. Tidurlah dengan nyenyak dan nyaman. Jangan hiraukan suara ayam berkokok yang mengejutkan engkau dari tidurmu. Bila subuh datang menjelang, udara masih dingin, tariklah selimutmu dan tidurlah sayangku seperti puteri kayangan.


Aku lihat engkau jarang-jarang mengambil air Wudhuk dan bangun tengah malam untuk bermunajat pada Tuhan. Ini bagus sekali karana engkau tidak membazirkan pikiran dan tidak mengurangi waktumu. Aku lihat engkau tak pernah mengucap do’a waktu mau makan n mengucap syukur sewaktu selesai makan. Ini bagus, karana engkau tidak memenatkan mulutmu. Dan bila sudah kenyang, engkau tak pernah menyebut “thanks God, Alhamdulillah”. Ini bagus juga..


Semalam ada seorang peminta sedekah datang ke rumahmu. Engkau menghalau dia suruh pergi tanpa engkau memberikan wang sesen ataupun seteguk air. Ini sangat bagus dan terpuji, karana engkau tidak membuang-buang wang dan tak membazirkan rezekimu yang melimpah-ruah yang diberi Tuhan kepadamu. Engkau seorang yang cerdas mengatur kewangan. Biarlah rezeki engkau untuk kegunaan engkau seorang, berholiday dan membeli kemewahan dunia. Aku lihat bila engkau bertemu dengan sahabat handaimu, engkau tidak mengucapkan salam. Engkau mengucapkan “What’s up bro!” Ini bagus juga karena engkau menunjukkan bahwa engkau mengerti bahasa Inggris.


Engkau telah membuktikan bahawa engkau dan aku adalah sahabat sejati. Sudah tentu engkau adalah seorang yang budiman kepada kaumku. Di akhirat nanti, engkau dan aku dapat berjalan bersama-sama … . kita berpegang-tangan … menuju Neraka. wkkk wkk hahaaaahaaaaa


NB: Jangan beritahukan surat ini pada siapapun jika kamu masih menyayangiku dan bersedia selamanya menjadi sahabatku. Kita akan hidup abadi di akhirat bersama-sama, menyelami Neraka.

                                              tt

                                             Satan from hell

02 September 2011

Raye ketiga - 3rd day of Eid Ul Fitr celebration continue 1st of September 2011

Pergi ke rumah Mak di Taman Rasa Indah Kuala Kubu Ulu Bharu Selangor, anak-anak saya Syafina,Nurul,Suhaifaniza dan Noratiqah menghantar Kek Raye untuk opah mereka Puan Hjh Halimah Hj Osman, Nurul dan Hafizul turut ziarah opah dan memohon restu mereka sebelum berangkat ke USA dan China - Michigan dan Beijing pd 4hb & 5hb Ogos ini untuk meneruskan pengajian mereka pada tahun akhir dan tahun 2 program ijazah pertama masing-masing.




 SELAMAT HARI OPAH - PUAN HJH HALIMAH HJ OSMAN






















Pak Chik Hamid Khan dan keluarganya turut menziarahi 


kakaknya iaitu mak aku Hjh Halimah.
















Ziarah-menziarahi di Hari Raya Aidil Fitri 2011


















 


01 September 2011

Tun Dr Mahathir Mohammad Latest words as a point of View to be noted by all Malaysians.

By DR TUN DR MAHATHIR MOHAMMAD
Arrange by Saiful Anuar Safian






1. The New Economic Policy has been denigrated by opposition politicians including Dato Seri Anwar Ibrahim until it seems to be the worse policy ever conceived and implemented in Malaysia.

2. While Ramon Navaratnam blames the NEP as being the cause of foreign investors not coming to Malaysia, Anwar has condemned it for the abuses and corruption involved in its implementation.

3. Anwar loudly proclaims that the NEP benefits only the cronies of the Government and that the contracts, Approval Permits and licenses given out under the NEP involve corruption. He makes it sound as if the NEP did not benefit the Malays and other Bumiputera at all.

4. While it must be admitted that a few of the recipients of APs, contracts and licenses may know the leaders of Government or are members of UMNO, and that there may be corruption involved in some cases but the charge is not warranted because in most cases the benefits of the NEP has been enjoyed by almost every Malay and Bumiputera. In fact indirectly and in some cases directly it has benefited the non-Bumiputera as well.

5. For example every Malay child is helped in his education with free text books and often with free meals, Schools are built in the remotest areas where before there were no schools. Hostels are built for mostly Malay and other Bumiputera children so that they can live a better life and are able to study in better surroundings then in their homes in the villages.

6. For the qualified, tertiary education is readily accessible, with huge numbers of scholarships. As a result many of the children of poor families or of families unable to pay high fees, now hold university degrees, are highly qualified and many are professionals. As an example where before only 5% of the doctors in Malaysia were Malays and Bumiputera now 40% of them are Malays.

7. It is the same with the other professions. Just count the number of students in the public Universities in the country and those abroad on scholarships and one will appreciate how the NEP has benefitted the Malays and other Bumiputera in education.

8. It must be remembered that providing good educations, free book, food, hostels, scholarships benefit not just the recipients but also the parents. The NEP contributed most in the education of Bumiputera.

9. When under the NEP shares of companies were allocated to Malay applicants, they invariably sold the shares for capital gains almost immediately. This is because they did not have the money to purchase the shares and they had to repay the bank loans they had taken.

10. To avoid this the Government decided to create unit trusts so that the shares can only be sold back to the managers. Thus was the National Equity Corporation born.

11. Today more than ten and half million (10,500,000) Malays and other Bumiputera hold shares in these unit trusts with total holdings valued at one hundred and thirty-five billion (135,000,000,000) Ringgit. This is a direct benefit from the NEP. The unit trust make up a substantial percentage of corporate wealth held by the Bumiputera.

12. Felda, the Federal Land Development Authority was started before NEP. But under the NEP the role of the authority was greatly augmented. The settlers benefit from the spin-offs into the transport business, refining and marketing of the produce.
13. Felda has been nursed until it has become the biggest plantation company in the world. The settlers have much higher incomes while their children are much better educated. All these are due to the new economic policy.
14. Microcredit is extended to the smallest village enterprises and this has helped tens of thousands of Bumiputera villagers, especially the women in business.
15. There are now thousands of Bumiputera businessmen who benefitted from the importation of used and new cars, from becoming agents and vendors to the national car projects and also in the oil and gas business as a result of the NEP.
16. The best of them have grown big, some very big, becoming car dealers and assemblers, housing developers, steel fabricators, boat and ship builders, IT, transportation, ports and shipping, food and cosmetic manufacturers and many other businesses.
17. The privatisation scheme have also benefited Bumiputera business greatly, including the supply of materials and employment of engineers. Today they undertake multi-million dollar contracts in foreign countries.

18. Are they all cronies, these successful ones? There are far too many of them to be cronies. That some are known to Government leaders is to be expected because Government leaders in Malaysia are accessible to everyone as a matter of policy. They may be UMNO members. But then there are more than 3 million UMNO members. Is the Government expected to exclude them from the benefits of the NEP?

19. The fact is that almost all of those who have succeeded have benefited from the NEP. Those who show capability cannot be excluded from the support under the NEP. In fact it is safer to help those with good records then to give to untried people.
20. Why is it that the Government is doing all these under the NEP? The answer is simple. The Malay businessmen do not get opportunities from the private sector. They never get contracts or sub-contracts or contracts for supplies in the private sector. Even after they have proved their capabilities when carrying out Government contracts, they will not get contracts from the private sector.
21. On the other hand even when the NEP was being implemented, many of the Government contracts still go to non-Malays.
22. The accusation of cronyism is made without any real basis. There are far too many benefitting from the NEP at all levels and in all fields for the policy to be benefitting only the cronies.
23. There may be corruption but the NEP would not have succeeded to the extent shown if corruption prevails in every case. The focus on cronyism and corruption is political, not based on the real role and achievements of the NEP.



24. If there is no NEP, the economic position of the Bumiputera would be dismal. There would not be as many Bumiputera professionals as there are now. The disparities in all fields of economic activities would be very much greater as the national economy grows.
25. Some of the Malay beneficiaries of the NEP are supportive of the idea that the NEP should be scrapped. They dislike the benefits they had obtained from it to be mentioned as this would amount to, what the Malays called “ungkit”, i.e. to remind one of a debt of gratitude. Yet in Malay culture one should never forget the “budi” of another. As Muslims they should know that thankfulness for any benefit is enjoined by Islam.
26. Corruption and cronyism should be condemned, but most of the accusation is unjustified. They are motivated by personal and sectarian politics. The fair-minded must consider also the good achieved by the NEP.

27. It is sad that people who had benefitted from the NEP should want to deny it to others who are still in need of it.

28. Admittedly the NEP has not achieved the target to remove the disparities between races in Malaysia completely. But there can be no doubt that it has reduced the disparities enough to keep Malaysia stable even during the financial crisis. What is more, it did this without stifling the remarkable growth.
29. Have the non-Bumiputera benefitted from the NEP? They have. They have simply because invariably what is given to the Bumiputera must spin-off to the non-bumis. In some cases the Ali-Baba phenomena are exhibited, with the Bumiputera merely getting a small portion for just lending his name. But even if a Bumiputera contractor decides to implement the contract, he still has to procure building materials, skilled labour etc from the non-Bumiputera companies. Specialised work must also be given to non-Bumiputera as there are hardly any Bumiputera sub-contractor capable of doing this. In fact a substantial part of the projects during the NEP period went to non-Bumiputera. It cannot be that the non-Bumiputera earn no profits from these contracts, sub-contracts, supplies and skilled labour.
28. If there is no NEP and the contracts etc go directly to non-Bumiputera, then there would be no spin-off to the Bumiputera at all. The non-Bumiputera do not need Bumiputera for their contracts. The result must be increasing disparities in wealth between Bumiputera and non-Bumiputera as the economy grows. The dichotomy already seen in our Malaysian society will become worse when this happens.

29. Politicians must find issues to support their bids for power. But condemning the NEP can only be done by twisting or ignoring the contributions of that policy to political stability and the economic success of Malaysia.

Attention: to all Malaysians please take note about the truth

Saiful anuar safian 1st September 2011 - to all my beloved kids, do realized the tears of great leader in generating our nation to be on a horrendous position to be fully organized nation.

30 August 2011

Hari RAYA Aidilfitri 2011 - 30hb Ogos 2011 (1hb Syawal 1432 Hijrah

In the end of fasting, with humble n self-esteem, I Saiful Anuar Safian & Family wishes all Muslim friends, create emergence of a clean soul.Gaining perfect moment to maintain spirituality, peace and brotherhood. Hoping the holy month of Ramadan culminates all of u with a happy Eid-ul-Fitr celebration on this Tuesday 30th August 2011 (1st Syawal 1432 Hijrah

Pada akhir Ramadhan ini, Saya Saiful Anuar Safian & keluarga i iingin mengucapkan agar kita memperolihi kesucian zahir dan batin, memenangi keinsafan diri , keimanan dan kebahagian mengeratkan silatulrahim antara kita dengan kehadiran bulan yang suci ini. Harapan moga bulan Ramadhan telah mengundang kita untuk meraikan pula Aidilfitri pada 30hb Ogos 2011 bersamaan 1hb Syawal 1432 Hijrah












Pagi tadi jam 8.30, setelah mandi sunat aidil fitri aku pakai baju melayu bersama kain samping yang diseterika oleh anak sulung aku Syafina. Anak aku Mohd Hafizul ikut aku sebab yang lainnya empat orang lagi semuanya perempuan dan tidak pergi solat sunat aidilfitri, pergi ke masjid Slim River. Sembahyang mula jam 9.00 pagi. Jadi para jemaah bertakbir hingga jam 9.00 pagi. Tiba-Tiba ada pengumuman permaafan dari setiausaha masjid memohon maaf daripada pihak jawatankuasa tahun 2011 ini. Selepas tu disusuli oleh pihak Imam sebagai peringatan cara dan tertib solat sunat hari raya, maklumlah saja takut ada yang terlupa kerana ini merupakan solat setahun sekali je. Memang le perlu le ada ingatan dari pihak imam hari tu.

Di luar masjid ruang kaki lima ada kaunter amil pungutan zakat fitrah, dan kelihatan ada beberapa orang jemaah sedang menunai kewajipan masing-masing menjelaskan kewajipan masing-masing. Aku bayar zakat fitrah malam tadi di kaunter pada gerai di tepi masjid pada jam 9.15 malam. Jadi setelah lafaz, “Inilah wang bagi mengantikan beras fitrah yang wajib bagi atas saya Saiful Anuar serta tanggungan saya iaitu Kasmah, Syafina fasya, Nurulaina fasya, Mohd hafizul, Suhaifaniza fasya dan Noratiqah fasya tahun 1432 H ini kerana Allah taala”, dan diterima serta lafaz amil memungut maka selesailah tanggungjawab saya membayar zakat fitrah ini.

Sempena pada hari raye ini...maka kepada semua anak-anak aku serta isteri ku..aku memohon maaf jika ada aku salah dan silap semasa menjalankan tanggungjawab sebagai seorang Abah dan Suami...Kepada Sahabat dan kaum muslimim dan muslimah aku turut ingin memohon maaf....

Sempena raya ini juga aku tak lupa mengucapkan:

We should take the pledge that
Till our last breath we will fight all anti Malaysian agenda ,anti islam d national religion n for our country Malaysia. We will protect our country with all we have.
Happy 54th Malaysia Independence Day!! 31st August 2011

Merdeka yang hilang tinggal bayang

Belenggu dek media reka
Ditelan terus tanpa tanya


Dan dalam leka itu…
54 tahun telah berlalu…


Dan kita MENJERIT ...
Ini negeri kita
Tanah tumpah darah kita


Dan MEREKA berbisik ...
Ini negeri gua
Tanah tumpah darah gua


Akhirnya kita terjerat semula
Dibelenggu dan dijajah semua

Dari seluruh pelusuk alam

Dari luar dari dalam


Tanpa sedar ...
Tanpa isytihar ...


Wai J
Johor Baru

Ogos 13, 2011
DICATAT OLEH PESANAN KERAMAT

Rumusan dari aku pada sajak di atas: Merdeka yg hilang tinggal bayang

Dari tajuk aje confirm yg menulis ni pasti golongan yang hidup pada masa selepas era kemerdekaan. Siapa yang dianggapnya penjajah era ini...aku pun tak faham. Merdeka hilang betul ke? Hilang atau sengaja nak cari helah untuk menghina kerajaan, sistem raja dan perlembagaan serta agama islam sebagai agama persekutuan negara kita. Satu aje, kita takut golongan seperti ini goplongan keciwa yang kalah bersaing dengan orang lain...mula le nak salahkan kemerdekaan negara dan pemimpin sedia ada. Perkataan gua jelas menunjukkan pemikiran cetek yang jelas menunjukkan sikap iri hati dan sedikit perkauman. Ungkapan, "Dibelenggu media reka". Confirm ini dituju pada akhbar utusan malaysia dan lain-lain akhbar arus perdana seperti berita harian dan new straits times. sedar le media-media inlah bertungkuslumus memainkan peranan pada pencapaian kemerdekaan 54 tahun yang lalu. Satu lagi jelas ini bukan kata-kata penulis sebenar tetapi hanya ingin berpihak pada parti pembangkang yang sakit hati kerana masih tak dapat berkuasa sehingga hari ini. Apa media seperti Msian Insider, Msiakini, Harakah dan lain-lain tabloid pro pembankang boleh dianggap sebagai media BUKAN REKA....DaH le kalau kerana kegagalan kita tuduh pulak merdeka yang sedia ada telah hilang. Kerajaan sedia ada adalah pemilihan majoriti rakyat hari ini. Hormat le sikit pemilihan majoriti.
Aku saja tampal sampel sajak di atas bukan kerana mengkaguminya tapi hanya sebagai renungan. Aku tak kisah mana-mana parti menang..tapi yang penting mesti jd pilihan majoriti. Kalau tak dapat kemenangan itu tandanya kita masih tidak relevan di mata rakyat....usaha betul2 untuk kearah mencapai kejayaan dan satu lagi harus menerima hakikat kemerdekaan Malaysia tidak hilang...
Sekian salam merdeka dan selamat Hari Raya Aidilfitri






19 August 2011

AIDILFITRI 2011

Menyambung kasih, merajuk cinta, beralas iklas, meratap doa
Semasa hidup bersimbah khilaf dan dosa, berharap maaf dibasuh
Selamat Hari Raya Aidilfitri

Mawar semerbak harum mewangi
Sebagai penghias di Aidilfitri
Ucapan ini hadir sebagai pengganti diri
Hulurkan tangan sailatulrahim
Selamat menyambut Aidilfitri





Sebelas bulan kita kejar dunia
Kita menyemarak nafsu angkara
Sebulan penuh kita redha akan puasa
Kita bakar segala dosa
Sebelas bulan kita sebar dengki dan prasangka
Sebulan penuh kita tabur kasih sayang bersama
Dua belas bulan kita berbicara penuh salah dan khilaf
Di hari lebaran fitri ini, kita suci pintu hati, kita buka pintu permaafan
Selamat menyambut Aidilfitri, Maaf dipinta zahir dan batin

Jika jari jemari tidak sempat berjabat
Jika jiwa dan raga tidak boleh bersua
Bila ada bahasa kata membekas luka
Mudah-mudahan pintu permaafan masih terbuka
Selamat menyambut Aidilfitri..maaf zahir dan batin






Faith make all things possible
Hopes make all things work
Love make all things beautiful
May you have all of the three
Wishes all friends a happy Eidul Fitr




Bila berkata merangkaikan dusta
Bila melangkah membekaskan lara
Bila hati penuh prasangka
Bila langkah ada torehan luka
Dipohon...dibukakan pintu permaafan
Selamat menyambut lebaran Aidilfitri
Maaf zahir dipohon, maaf batin dipinta

Fitrah sejati adalah mengakbarkan Allah
Serta syariatnya di alam jiwa
Di dunia nyata, dalam segala gerak
Di sepanjang nafas dan langkah
Semoga seperti itulah kita, di hari kemenangan ini
Salam dan selamat menyambut Aidilfitri dan memohon...
...Maaf zahir dan batin




Saiful Anuar safian digelar Abah
Hana atau Kasmah digelar Mak,
Yang sulung puteri keluarga bergelar Syafina
Puteri kedua bergelar Nurulaina
Giliran seterusnya bukan puteri
Sebab sampai masanya putera tiba
Gerangan putera bergelar Hafizul
Puteri ketiga bernama suhaifaniza adik siputera
Bongsu mengakhiri salasilah keluarga masih bergelar puteri
Puteri digelar Noratiqah pula
Harus diingat puteri-puteri dilengkap kata indah bergelar Fasya dan putera di martabatkan dengan Mohd
Semua ahli keluarga ini:
Saiful Anuar Safian @ Poe
Kasmah Sumani @ Hana
-Syafina Fasya @ Pina
-Nurulaina Fasya @ Nurul
-Mohd Hafizul @ pizul
-Suhaifaniza Fasya @ Epa
-Noratiqah Fasya @ ika
Ingin merungkai kata maaf zahir dan batin di Aidilfitri ini.




18 August 2011

Satu catatan yang perlu jadi renungan bersama sempena bulan Ramadhan 1432 H bersamaan 2011 M. (Sumber: Fb akhi Bob) oleh Saiful Anuar Safian bersamaan 2011 M

Hargai & sayangi org2 disekeliling kita sementara mereka masih bernyawa.....
Mak pandang jenazah abang yang terbaring kaku. Walaupun muka sembap, perut membusung, namun mak nampak ketenangan pada wajah abang. Mak ambil pisau. Mak potong baju-T yang tersarung pada tubuh abang, baju terkahir yang abang pakai, Mak terpaksa potong kerana kerana baju itu tidak muat untuk melalui perut abang yang 'buncit'. Tapi, mak akan simpan baju itu. Mak tak cuci, sesekali boleh mak cium baju itu, sekadar pengubat rindu di hati.
Kemudian abah kendong tubuh abang ke pangkin yang telah disediakan. Lalu abah dan mak mendikan jenazah abang. Hanya kami berdua. Mak tak mahu orang lain. Biar tangan abah dan mak yang menjiruskan air buat kali terakhir pada tubuh kecil abang. Mak nampak anak mata abah, berkaca-kaca, setitis dua air matanya tumpah, mengalir di pipi, tapi cepat-cepat abah sapu dengan lengan sasanya. "Bang, jangan menangis. Kita selesaikan hingga ke titisan terkahir," begitulah kata mak pada abah.
Setelah abang dimandikan, mak bantu abah kapankan jenazah abang. Pun hanya kami berdua juga. biar tangan kami saja yang memakai dan membalutkan kain terakhir pada tubuh abang. "Kakak, jangan menangis. tak baik buat abang macam tu!" Itu pesan mak semasa kakak-kakak mahu mengucup dahi abang buat kali terakhir.
Abah pula selepas mengucup dahi abang, cepat-cepat abah menjauh memalingkan muka. Mak nampak air mata abah berjuntaian membasahi pipi. Dan buat kali terakhir itu juga, mak usap dahi abang. Mak senyum, lantas kucup dahi abang. Mak bisikkan: "Abang tunggu mak di syurga ya!" Akhirnya, wajah abang 'ditutup'. Kami sembahyangkan abang buat kali terakhir. Ramai betul jemaah yang turut serta. Setelah itu, kami bawa abang ke tanah perkuburan. Abah masuk ke dalam liang lahad untuk menyambut jenazah abang.
Alhamdulillah, semua kerja dipermudahkan. Abang sudah selamat di sana . Bertubi-tubi mak terima ucapan takziah daripada tetamu yang datang. Abang nak tahu, ada satu soalan yang mereka tanyakan pada mak. Soalan itu asyik terngiang-ngiang di telinga mak. Tanya mereka: "Kakak uruskan jenazah anak kandung sendiri, tapi setitis air mata tak jatuh ke pipi? Kenapa kakak tidak menangis?" Itulah soalan mereka. Mereka hairan kenapa mak tidak menangis, sebaliknya bibir mak tidak lekang dengan senyuman. Kenapa mak masih mampu tersenyum di saat memangku sekujur tubuh yang pernah berada dalam rahim mak dulu? Petang itu, mak duduk di satu sudut di ruang tamu rumah. Mak terfikir tentang soalan mereka itu. Mak tak tahu nak jawab macam mana. Kemudian, mak nampak sebuah diari di atas para di sudut ruang tamu. Lantas mak capai diari kecil itu. Di dalamnya tercatat peristiwa yang berlaku sepanjang empat tahun dua bulan mak membesarkan abang.
Mak selak helaian demi helaian paparan kertas dalam diari yang sedikit usang itu. Aduh! Banyak sungguh memori yang tercatat di dalamnya. Membacanya bagaikan meruntun jiwa mak kembali mengenangkan perjalanan derita abang sejak lahir hingga menghembuskan nafas terakhir. Mata mak terpaku pada catatan peristiwa lebih kurang tiga bulan sebelum abang pergi. Mak rasa, di sinilah terkandung jawapan yang mak cari-cari. Jawapan untuk soalan yang mereka tanya kenapa mak tidak menangis? Mak akan bacakan sedikit rentetan diari ini supaya mereka tahu kenapa mak tidak menangis, sayang.
Januari 2011- Perut abang semakin membusung kerana hati membengkak. kata doktor, semua organ dalaman abang sudah rosak,sudah 'reput'. Tak boleh diselamatkan lagi. Tidak mengapa. Hati mak berkata, cukuplah! Tidak akan ada lagi pembedahan untuk abang.
26 Februari 2011- Hari ini ulang tahun ke-4 abang. Dua hari sebelum itu, mak tanya, abang nak kek apa? Abang jawab, nak kek lori sampah! Hah Hah.. Tergelak mak.Abang suka sangat melihat lori sampah yang lalu setiap pagi depan rumah. Sebab itu abang nak kek bentuk lori sampah, Puas mak dan abah melilau sekitar Kuala Lumpur , tapi tak jumpa kek macam tu. Tak ada yang sanggup buat kek macam yang abang minta. Mak kecewa! Selama ini, mak tunaikan apa saja permintaan abang, tapi kali ini mak gagal. Mak belikan kek coklat strawberi sebagai pengganti. Dengan perut membusung, dada berombak kerana sukar bernafas, abang masih tersenyum dan nampak ceria melayan rakan-rakan yang datang, sama-sama menyanyikan lagu hari jadi abang. Dan ketika itu, hati mak sudah terdetik, mungkin ini hari jadi abang yang terakhir.
7 Mac 2011- Keadaan abang makin kritikal. Perut abang semakin besar. Abang tak mampu nak bergerak, lebih banyak terbaring dan asyik sesak nafas. Mak tak tahan lihat keadaan abang. Mak bawa abang ke IJN, rumah 'kedua' abang sepanjang tempoh hayat abang. Kata doktor, tiada apa yang boleh dilakukan lagi. Abang hanya menanti waktu. mak angguk perlahan. Mak redha. Dalam hati mak juga sudah berkata, masa abang tidak lama lagi. Para ibu di wad tersebut asyik bertanya pada mak, macam mana dengan abang? Mak jawab: "InsyaAllah, abang akan sihat!" Mak terpaksa cakap begitu pada mereka, sebab mak tak mahu mereka semua lemah semangat jika mereka tahu abang sudah tiada harapan lagi.
Mereka pun sama, masing-masing bertarung dengan ujian apabila anak yang dikasihi ditimpa penyakit. jadi biarlah jawapan yang mak beri itu kedengaran manis pada telinga mereka. Pahitnya, biarlah mak sendiri telan. 1
3 Mac 2011- Hari Ahad. Mak pinta kebenaran doktor untuk bawa abang pulang kerumah . Doktor izinkan. Biarlah abang habiskan waktu-waktu terakhir bersama keluarga. Dan di
saat-saat akhir ini, mak mahu tunaikan apa saja permintaan abang. Di rumah, setiap hari mak akan tanya: "Abang nak apa harini?"
Mak masih ingat pada suatu pagi, abang menjawab: "Mak, abang nak naik kereta bomba!" Mak termenung dengar permintaan abang. Bila abah pulang ke rumah, terus mak ajak abah keluar. Abah tanya pergi mana? Mak jawab: "Balai bomba!" Sampai di situ, mak minta izin pegawai bomba. Mak kata, abang teringin nak merasa naik ke dalam trak bomba. Pegawai itu garu-garu kepala, kemudiannya menggeleng-gelengkan kepala.
Belum sempat pegawai bomba itu menjawab, lantas mak tarik baju abang ke paras dada. Separuh berbisik, mak beritahu pegawai itu: "Encik, ini anak bongsu saya dan hanya menanti masa untuk 'pergi'! Benarkan saya tunaikan impian terakhirnya ini!"
Bila lihat perut abang yang buncit dan dada dipenuhi kesan parut dan jahitan, pegawai itu tak tunggu lama. Terus diacapainya kunci, dibuka pintu salah satu trak bomba itu. Dia dukung abang, letakkan ke atas tempat duduk bahagian pemandu. Abang nampak gembiru sangat biarpun cuma 15 minit abang di dalam trak itu. Abang tak perasan, mak palingkan muka lima saat. Sekadar mahu mengelap titisan air mata yang mula bertakung.
Hari lain, mak tanya lagi: "Abang nak apa?" Abang jawab: "Abang nak naik lori sampah!" Mak dukung abang, tunggu depan rumah. Bila lori sampah lalu pagi itu menjalankan rutinnya mengutip sampah, Mak tahan lori itu. "Encik, anak saya teringin naik lori ni. Boleh izinkan sebentar?" Pekerja itu tertawa mendengar kata-kata mak. Kemudian, mak angkat baju abang dan beritahu perkara sama. Berubah mimik wajah mereka. Segera mereka angkat abang, letakkan di tempat duduk pemandu.
Ada antara pekerja itu yang memalingkan muka, tak sangup lihat abang lama-lama. Sedih agaknya. Begitulah seterusnya. Setiap hari, mak akan tanya pertanyaan yang sama.
Abang kalau nak tengok gajah, mak bawa abang pergi zoo. Walaupun abang tak larat jalan, tak apa. Mak dan abah tidak kisah, kami silih berganti dukung abang. Abang kata nak tengok burung, mak bawa ke taman burung. Abang kata nak main permainan robot, mak bawa ke kompleks beli-belah yang ada permainan seperti itu. Ke mana saja abang nak peri,semuanya mak tunaikan! Setiap hari juga mak tanya abang nak makan apa.
Macam-macam abang teringin nak makan. Martabak, nasi paprik, milo ais, cendol, air tebu, air bandung , rojak dan macam-macam lagi, semuanya mak tunaikan walaupun makanan itu abang pinta pada pukul 3.00 pagi! Apa saja yang teringin oleh tekak abang, semua mak cari walaupun abang sekadar menjamahnya sesudu dua. Apa saja abang pinta, kami tunaikan.
Mak tahu, mak faham, masa abang bersama mak dan abah semakin suntuk!
27 Mac 2011- Abang semakin kritikal! Nak bercakap pun terlalu lemah, apatah lagi untuk
bergerak. Mata kuyu, hanya terbaringsambil memeluk Aina, anak patung kesayangan abang. Mak ajak abah bawa abang ke hospital. "Kali ini kita bawa abang ke IJN, tapi kita mungkin akan keluar dengan tubuh abang yang sudah tidak bernafas!" Itu kata-kata mak pada abah sebelum bertolak ke IJN. Mak mahu abah bersedia dan redha jika apa-apa berlaku. Sampai di IJN, abang terus ditempatkan di wad khas untuk pesakit kritikal.
5 April 2011- Mak telefon sekolah asrama kakak yang sulung di Seremban. Mak minta pelepasan daripada cikgu untuk benarkan kakak pulang. "Adik tenat. Saya mahu kakak-kakaknya berada di sampingnya pada saat terakhir!" Itu kata-kata mak pada cikgu dan akak diizinkan pulang pada hari ini. Kemudian, Dr. Adura. , doktor yang sinonim merawat abang datang melawat. Mak memang rajin bercerita dengan Dr. Adura. Kebetulan mak ceritakan yang mak terkilantak dapat tunaikan permintaan abang mahukan kek berbentuk lori sampah.
7 April 2011- Pagi ini Dr. Adura datang melawat abang. Kemudian Dr. Adura beritahu ada surprise untuk abang tengah hari ini. Rupa-rupanya, tengah hari itu datang tetamu yang juga rakan-rakan alam maya Dr. Adura membawa kek lori yang abang mahukan sebelum ini. Ada dua kek mereka bawa. Mak tak sanka, Dr Adura tulis di dalam blognya kisah abang dan ramai yang mahu menyediakan kek yang abang pinta. Sekali lagi, para tetamu bersama jururawat dan doktor menyanyikan lagu selamat ulang tahun untuk abang. Tapi abang kurang ceria, wajah abang tampak letih dan nafas abang turun naik.
8 April 2011- Tengah hari ini, masih ada lagi tetamu datang membawa kek berbentuk lori warna pink untuk abang. Tapi abang sekadar lemah. Abang sekadar terbaringmerenung kek itu. Malam itu, semasa jururawat mengambil tekanan darah abang, bacaanya meningkat naik. Tapi hati mak dapat rasakan abang sekadar mahu meredakan keresahan hati mak. Malam itu, hanya mak berdua dengan abang di dalam bilik. Mak pandang sayu wajah abang yang semakin lesu dan pucat. Mak duduk di sebelah abang, mak peluk dan usap rambut abang. Mak menangis teresak-esak bagai anak kecil. Dalam tangis itu, mak katakan pada abang: "Mak tahu abang nak senangkan hati mak. Abang tak perlu buat macam tu. Mak tahu abang nak pergi. "Jangan tahan-tahan abang. Pergilah. Mak sudah sedia. Mak redha segalanya. Mak puas dapat sempurnakan apa saja hajat yang abang pinta. Mak juga bangga kerana Allah hadirkan abang dalam hidup mak walaupun seketika!"
Abang hanya diam, memandang mak dengan pandangan lesu. Dan ketika itu mak menangis sepuas-puasnya. Dan mak berjanji tidak akan menangis lagi selepas itu! Ya, mak tidak akan menangis lagi biarpun abang sudah tiada lagi di dunia
9 April 2011- Pagi itu mak pesan pada abah agar bawa semua anak-anak datang ke hospital. Masa abang dah dekat sangat. Mak lihat abang dah kritikal. Wajah abang sudah tampak biru, lebam! Dada berombak, tercungap-cungap menarik nafas.
Abang dah tak mampu bercakap lagi sejak malam tadi. Makan minum pun tak mahu. Pakul 8.00 pagi, abah dan kakak sampai. Mak suruh kak long bacakan Yaasin di sebelah abang. Mak suruh abah baca juga, tapi bacaan abah tersekat-sekat kerana cuba menahan tangisnya.
Pukul 3.00 petang, abang makin lesu. Lantas mak ajak abang keluar berjalan-jalan. "Abang, nak tengok matahari tak? Jom kita turun kantin minum sambil tengok matahari!" Abang hanya mengangguk lemah. Mak dukung abang dan kita satu keluarga turun ke kantin. Abang mahu minum air coklat. Tapi abang hanya minum seteguk. Kemudian, abang lentukkan kepala pada bahu mak. "Abang, tu tengok kat luar tu? nampak taj sinar matahari tu? Cantikkan?" Mak tunjuk pada abang sinar matahari yang kelihatan di celah-celah rintik hujan yang turun waktu itu.
Abang angkat kepala melihat ke arah matahari itu. kemudian, abang menguap. "Abang ngantuk!" Itu kata abang dan kemudian abang terlentuk semula pada bahu mak. Tiba-tiba jantung mak berdegup kencang. "Bang, jom naik. Abang nak 'tidur'! Mak terus ajak abah dan kakak naik semula ke wad walaupun mereka belum sempat jamah makanan di atas meja.
" Mak tahu, masa abang sudah hampir tiba! Sampai di wad, mak baringkan abang atas katil. Dan abang terus merintih dalam nada yang lemah: "Makkk..sakit perut..!" Dan abang terus memanggil: "Makkkkk!". Suara abang perlahan dan amat sayu bunyinya. Lantas mak letak tapak tangan mak atas dahi abang. "Abang, hari ini, waktu ini, mak redhakan abang pergi. Mak halalkan segala makan minum abang. Mak halalkan air susu mak untuk abang. Pergilah abang. Mak izinkan abang pergi!"
Mak ucapkan kata-kata itu sambil merenung jauh ke dalammata abang yang semakin kuyu. Saat abang sedang nazak itu, mak panggil kakak-kakak agar mengucup abang selagi abang masih bernafas. Mereka kucup pipi abang bertalu-talu dan mula meraung dan menangis.
"Kakak! kalau kamu semua nak menangis, keluar dari bilik ini. Mak tak mahu abang dengar kamu menangis! Jangan seksa abang dengan tangisan kamu!" Mak marah mereka buat begitu pada abang. Mak tak mahu abang lihat kami menangisi pemergian abang. Mak tahu, abang akan jadi lebih sedih dan berat hati untuk pergi bila melihat kami menangis di saat akhir sakaratulmaut menjemput abang. Mak tak mahu tambahkan lagi kesedihan abang untuk meninggalkan kami. Abah pula hanya berdiri di penjuru bilik, meraup wajah menahan suara tangisannya. Jururawat yang ada dalam bilik juga menangis, mak suruh jururawat keluar dan tutup tirai bilik itu. Mak tak mahu orang luar lihat. Mak tak mahu ada orang menangis di saat abang akan pergi. Setitis dua mengalir juga air mata mak. Tapi mak masih mampu tersenyum. "Pergilah abang. Mak izinkan. Mak izinkan.. pergilah..!"
Dan perlahan-lahan mata abang yang layu tertutup rapat, genggaman tangan abang pada jari mak semakin lemah dan akhirnya terlepas...
Pukul 3.50 petang, akhirnya abang meninggalkan dunia fana ini. Innalillah... Mak kucup dahi abang. Mak bisikkan di telinga abang: "Tenanglah abang di sana . Suatu hari nanti, mak juga pasti akan turuti jejak abang. Abang... tunggu mak di sana ya! Di syurga!" Abang, sekarang mak dah dapat jawapanyya. Mengapa mak tidak menangis?
Pertama, abang telah di takdirkan menjadi ahli syurga yang akan membantu mak di sana nanti. Kedua, apa saja keinginan abang semasa hayat abang telah mak tunaikan. Tiada lagi rasa terkilan di hati mak.
Ketiga, segala hutang sebagai seorang ibu telah mak langsaikan semasa hayat abang. Mak telah sunatkan dan buat akikah untuk abang.
Keempat, mak telah menjalankan tanggungjawab sepenuhnya, sentiasa berada di sisi abang dan menggembirakan abang setiap saat dan waktu. Kelima, mak rasa istimewa dipilih Allah untuk mendapat anak seperti abang. Mak jadi 'kaya' dengan kehadiran abang. Kaya kesabaran, kaya tawadhuk, kaya keredhaan , kaya keimanan, kaya kawan, kaya ilmu, dan kaya pengetahuan. Mak telah beri segalan-galanya melebihi 100% untuk abang.
Mak telah beri yang terbaik dan mak telah berusaha hingga ke garisan penamat. Sebab itu mak tak perlu menangis lagi. Abang.. biarpun kini hidup mak dan abah terasa sunyi dan kosong tanpa abang ta[i... mak akan sentiasa tersenyum mengenangkan saat-saat terindah kehadiran abang dalam hidup kami biarpun cuma sebentar.
Abang dalam kisah ini adalah adik Iqbal Fahreen Hamdan, anak bongsu daripada lima beradik. Abang masuk hospital seawal usia dua minggu akibat menghidapi lima jenis kompilasi jantung termasuklah kekurangan injap, jantung berlubang dan saluran sempit.
Abang telah menjalani pelbagai siri pembedahan seawal usia dua bulan dan ada antara pembedahan seawal usai dua bulan dan ada antara pembedahannya gagal, malah abang pernah disahkan 'mati' apabila jantungnya berhenti berdenyut.
Walaupun pada awalnya doktor mengjangkakan hayat abang tidka lama selepas lahir ke dunia, namun ternyata anak kecil ini mampu bertahan sehingga usia empat tahun untuk meninggalkan kenangan terindah dalam hidup Jamilah (ibu) dan Hamdan (bapa).

(Sumber: Fb akhi Bob)

- saifulfromslim D Riverian -

31 July 2011

PERASMIAN SURAU ' MUSA AS SYA'IRI ' SMK SLIM, SLIM RIVER PADA 30 JULAI 2011 BERSAMAAN 28 SYA'BAN 1432 H

OLEH SAIFUL ANUAR SAFIAN


              



             Suasana persekitaran majlis pelancaran perasmian surau Musa As Sya'iri SMK slim Slim River




Surau ini dilengkapkan dengan kemudahan bilik stor, lampu. kipas angin dan penghawa dingin, tandas
ruang wuduk dan kelengkapan perabut dan langsir. Pada seseluruhannya ianya sungguh selesa sebagai
ruang untuk beramal ibadah dan pencarian ilmu untuk pelajar dan warga slim.








Sekitar Majlis Pelancaran Perasmian  Surau Musa As Sya'iri SMKSlim Slim River oleh PPD Batang Padang
Tuan Haji Muhammad Nawawi Hj Yaakob , ucapan Pengetua SMK Slim Puan Hjh Siti Mariam Junid 

Dengan itu sekian dari saya mengharap agar Surau Musa As Sya'iri SMKSlim Slim River akan berupaya melengkapkan kepayaan syiar Islam di sekolah SMK Slim ini. Pembinaannya bukan sekadar sebagai tempat untuk melaksanakan ibadat solat semata-mata sama ada secara individu atau berjamaah tetapi ia berfungsi sebagai pusat kegiatan Pendidikan Islam di sekolah. Selain menjadi tempat untuk melaksanakan ibadat wajib dan sunat,moga surau ini juga berfungsi sebagai pusat ilmu bagi memantapkan lagi pengetahuan dan pemahaman yang benar mengenai agama Islam.


Dari Saya: Saiful Anuar Safian 
30hb julai 2011 / 28 Sya'ban 1432 H



by Sony alfa 450 Saifulfromslim 30072011









28 July 2011

Untuk masyarakat atau untuk kepentingan poket dan kuasa

Lepas perhimpunan Bersih 9 07 2011. Timbul lak masalah biometrik n dakwat kekal. Masa Perhimpunan bersih ada NGO, kate kumpulan ni, mereka berdemo atas kapasiti badan bebas dan tak terlibat dgn pengaruh parti politik. Mereka semua nya mendabik dada mengatakan nak memperbaiki kekotoran demi kebaikkan rakyat. Bingai betul le parti-parti politik ni dan NGO2 ni. Rakyat Malaysia ada 23 juta orang....dan lebih 80 peratus adalah rakyat yang tak terlibat dengan mana2 arus parti politik samada BN atau PEMBANGKANG serta NGO.





Mereke ni hanya rakyat biasa yang mahu hidup senang dan tidak di ganggu oleh mana-mana pihak pun baik parti kerajaan, pembangkang atau NGO. Mereka golongan 80 % ni boleh terima sape je yang memerintah tapi yang penting boleh mengekalkan keamanan dan ekonomi yang jelas memberi manafaat pada mereka dan bakal anak2 cucu mereka. Orang politik tak kira le kerajaan atau pembangkang bagi aku same aje....nak menang pilihanraya dan memperolihi kuasa dan lepas tu pasti ada kuncu-kuncu mereka ni nak kembongkan poket mereka lak...dan sebab tu sibuk sangat nak buat demonstrasi bersih le, patriot le dan pihak polis mule le buat sekatan pada rakyat yang sebahagian besar ni tak berminat langsung dengan perhimpunan atau menghadiri perjumpaan parti politik peringkat bahagian atau cawangan sehingga semua jadi kucar kacir dan menyusahkan kerana mereka ini hanya bangun pagi dan bergerak kerana hanya memenuhi tuntutan hidup menyelesai masalah dan mencari mata pencarian atau berjalan untuk mencari sedikit ketenangan tapi terus diganggu dengan trafficjam, sekatan jalan raya dan sebagainya. Kadang-kadang masa nak pegi sembanyang pun diganggu oleh golongan parti berteriak TAKBIR dan sebagainya. Dah le, kalau nak politik pun buat je ditempat kamu sendiri aje.Jangan ganggu tempat awam dah le. Hari tu ada satu kawan aku cedera nak pegi hospital HKL pun tak berani kerana confirm akan menjejaskan suasana keinginan dirinya untuk berubat kerana lambakan ahli-ahli parti, polis dan NGO di KL kerana ada perhimpunan. Jadi dia terpaksa ke hospital Ipoh awal-awal lagi sehari sebelum itu, untuk mengelak masalah lain, selain menghadapi kesakitan kecederaan dirinya. Siapa yang menyusahkan rakyat yang iklas untuk hidup tanpa gangguan ini? , tetibe terpaksa berpenat ke Ipoh dari pekan Rawang ni dan menghabis duit aje kerana terpaksa ke ipoh dan bukan ke KL untuk berubat. Manusia ni bukan senang sangat, hanya seorang pekerja pegawai rendah. Pihak mana yang ada kesian kat dia..kerajaan, polis, parti pembangkang....sape pun tak kisah... Itu keluhan insan rakyat biasa ni....pada aku...dekat siapa dia nak mengadu...betul le kate Nabil..LU FIKIR LE SENDIRI dan SENDIRI MAU INGAT. 




Tibe2 je akhbar tempatan mula menyorak semula tentang SPR nak buat pembaharuan dengan melaksanakan amalan biometrik untuk PRU 13 nanti dan pihak tertentu pulak nak kan sistem penggunaan dakwat kekal. Hari-hari di tv dan surat khabar serta tabloid cetakan terhad parti-parti politik asyik menjadikan perkara berkaitan biometrik dan dakwat kekal sebagai perbincangan dan highlight tajuk muka depan. 


Aku ni rase hairan mengapa nak buang duit serta kos penyelenggaraan yang tinggi pada penggunaan biometerik dan sebagainya. Pihak SPR dan kerajaan kaya sangat ke? Dah le...bagus lagi guna punca kewangan yang berlebihan ni, itu pun jika kot ada , untuk kerja-kerja kebajikan demi kepentingan rakyat seperti projek mengelak banjir pada kawasan  mudah kena banjir atau menyediakan kewangan tambahan untuk pelajaran atau membaiki jalanraya diceruk rantau pedalaman Sabah atau Sarawak...kan lebih baik.


Tibe-tibe ada lak yang mendesak nak menggunakan dakwat kekal. Ada cerita-cerita yang mengatakan dakwat ni akan padam pada tempoh 4 hingga 5 hari. Tapi aku tak tau lah..betul atau salah. Tp bagi aku confirm dakwat tu pasti tak kan padam dalam tempoh 1 hari tu. Daripada 23 juta rakyat Malaysia ni ramai pasti tak kan gi mengundi kali ni kerana tak suke jari tangannya berdakwat pada tempoh yg lame. Dan yang pasti ada pulak yang rase dakwat tu menyulit pada perkara wuduk mereka, walau pun aku rasa dari segi hukum ianya tak menjejas aspek wuduk ...tp ape2 pun bagus tanya pada ustaz2 dan para ilmuan islam yang lebih arif pada hal ini. 

Tapi yang confirm mesti bilangan orang tak mau gi pengundi mesti ramai kerana faktor tangan mereka akan kotor dan jelas menunjuk pada orang lain mereka pergi mengundi. Di malaysia ni ramai golongan yang lebih suke tak mau bagi tau aktiviti peribadi mereka khususnya pada bab pergi undi  mengundi ni. Golongan gadis dan wanita cantik dan terlibat dengan kerje2 kecantikan seperti model, pelakon, pengendali kedai solek pasti tak suke  jari tangan mereka bertanda kerana ni pasti mengangggu urusan kerjaya mahu pun personaliti. Malah rakyat biasa macam aku yang tiada berkaitan dengan kerjaya atau personaliti pun mesti ada tak suke mengotorkan jari semata nak pegi mengundi. Yang baik bagi aku...pakai pensil 2B dan pangkah. Senang je tak menyusah mana-mana pihak mau pun rakyat macam aku ni.. Yang risau hanya parti-parti politik dan calon2 pilihanraya. Mereka ni tak kisah le  samada pro kerajaan atau pembangkang paling risau kerana takut kalah dan sentiasa berasa akan ditipu dengan mcam2 perkara seperti pengundi hantu, nama pimilih bertindih dan macam2 lagi yang sentiasa menjadi agenda mimpi ngeri mereka. Tapi yang sebenarnya mereka nak menang dan berkuasa dan pasti bercita-cita lepas tu nak jadi Dato, Tan Sri, Datin, dan juga nak jadi orang kaya dengan memiliki rumah besar, kerete besar dan macam-macam lagi. 90% calon menang pilihanraya tak kira le kerajaan atau pembangkang atau bebas sekalipun mesti jadi kaya...kalau tak kaya pun jadi orang senang sebaik saja menang pilihanraya ni.



Dah lah jangan le nak susahkan rakyat kerana mencari kepentingan diri. Poodah le dengan pilihanraya hampa konon nak bersih, jujur tp agenda sebenar ialah nak MENANG dan BERKUASA. Demonstrasi yang baru-baru ni menyusahkan rakyat biasa dan rakyat atas pagar saja. Yang pegi demonstrasi semuanya ahli parti yang teringin nak tumpang tuah parti masing-masing. Polis pun sibuk tangkap  sini, tangkap sana, bagi makan free kononnya baik...tp menggunakan duit sape. Operasi pencegahan demonstrasi confirm melibatkan penggunaan banyak duit...Buat ape membazir...bagus tolong rumah anak-anak yatim, rumah orang tua-tua atau sedekah je kat surau2 kampung yang aku lihat kadang-kadang sungguh daif malah ada rumah rakyat biase  yang perlu diberi bantuan..kan...kan itu lebih baik. 

Ada NGO bangga dengan pengerusi mereka yang kononnya, bijak, berhati mulia dan profesional kononnya bertanggungjawab pada rakyat dan ahli mereka untuk memohon pilihanraya yang telus. Ape hal NGO nak campur tanggungjawab SPR dan Parti Politik pada perkara pilihanraya. Lebih baik tolong rakyat yang perlu pembelaan tapi tak mampu kerana kekekurangan punca kewangan. Pergi buat bantuan buat kaunseling memajukan iltizam diri rakyat yang betul-betul daif pemikiran ilmiah. Pergi tolong salur kepakaran anda untuk masyarakat malaysia yang memerlukannya. Ape hal nak salahkan SPR...mereka ni hanya pengendali pilihanraya dan bukan pelaksana undang-undang. Mereka adalah rakyat biasa atau hanya kakitangan awam yang bekerja untuk mencari nafkah untuk hidup. Parti politik ada wakil di DUN dan Parlimen...bersidang le dengan baik...sama-sama fikir untuk kebaikan..Semua wakil ni di bayar juga dan please le buat kerja dengan baik dan merancang le undang-undang agar telus. Jangan asyik bertengkar kecoh je. Awak semua kan LAW MAKER..ape lak ajak rakyat bantu anda buat demonstrasi, konvensyen itu ini yang hanya berfokus kan kepentingan diri wakil-wakil rakyat tak kira samaada kerajaan atau pembangkang...yang mencari liabiliti diri sendiri.I'm so mad dengan golongan ni, kadang-kadang rasa menyampah pada semua ini. Pilihanraya ke 13 ni..buat macam biase je...pakai pangkah dengan pensil. Masalah tipu dan sebagainya...lantik le polling agent yang bijak dan cerdik dan buat le kawalan rapi pada setiap pengundi pada masa hari pengundian, Jika betul-betul bekerja dengan SMART pasti polling agent dapat mengelakan penipuan serta kesalahan pun dapat dapat dielakkan kan. Kalau ada penipuan buat bantahan berdasar fakta yang jelas dan tepat. Isyaallah masalah penipuan ini boleh dibendong ke peringkat yang kecil walau pun tak le sampai zerro defect. 

Wakil calon jgn tangkap muat sebarang orang aje untuk jd polling agent. Akibat tiada kemahiran pada pengawasan dan pemantauan tuduh orang itu, pihak ini menipu...tapi bila bab yang menunjuk bukti tak tahu pulak...Ini lah masalah parti politik, tanggungjawab kamu menjadi pemimpin dan pengawasan profesional pada pilihanraya kamu tak buat dengan betul...tibe-tibe kamu nak galas dileher rakyat Malaysia lak. Kamu asyik mengakui konon semua rakyat memyokong  kamu tapi yang sebenar hanya 10 hingga 20 peratus saje sokong kamu tp 80 peratus lagi berada diatas pagar mengharap satu penghidupan yang aman, senang dan tidak diganggu dek kerenah kamu.

oleh SAIFUL ANUAR SAFIAN






23 July 2011

PEACE IS KEAMANAN - Saiful Anuar Safian


PEACE IS KEAMANAN
The first peace, which is the most important, is that which comes within the souls of people when they realize their relationship, their oneness with the universe and all its powers, and when they realize that at the center of the universe dwells the Great Spirit, and that this center is really everywhere, it is within each of us.

Global Peace Index (GPI)


KUALA LUMPUR 22nd of July – Good news for Malaysian that love peace because Global Peace Index study (GPI) 2011 found Malaysia is safest 19th country from 153 countries worldwide.

Malaysia also placed as country most peaceful in Southeast Asia and fourth in Asia-Pacific after New Zealand, Japan and Australia.
ALHAMDULILLAH...syukur

KUALA LUMPUR 22 Julai – Berita baik untuk rakyat Malaysia yang cintakan keamanan kerana kajian Global Peace Index (GPI) 2011 mendapati Malaysia adalah negara ke-19 paling selamat daripada 153 negara di seluruh dunia.

Malaysia juga diletakkan sebagai negara paling aman di Asia Tenggara dan keempat di Asia Pasifik selepas New Zealand, Jepun dan Australia.
ALHAMDULILLAH...syukur

20 July 2011

Dari Jendela Blogger - Catatan 1


semakan dr blog aku follow - hubungan baru selepas 13 tahun







Lawatan rasmi Perdana Menteri, Datuk Seri Najib Tun Razak ke United Kingdom yang berakhir semalam berjaya membuka lembaran baru terutama dalam hubungan politik dan diplomatik antara kedua-dua negara. Kepimpinan Perdana Menteri, David Cameron, yang menyedari hubungan dua negara diabaikan lebih sedekad semasa pentadbiran parti Buruh, mahu ia dipulihkan dan diberi nafas baru.






"Kerajaan campuran UK sekarang melihat lawatan ini sebagai berprofail tinggi dan memberi gambaran jelas mahu hubungan dipulihkan dan diberi suntikan baru," jelas Najib kepada wartawan Malaysia setelah mengakhiri lawatan rasmi empat hari, lawatan rasmi pertama beliau selaku Perdana Menteri ke negara ini.






Tiada lawatan rasmi dilakukan oleh Perdana Menteri Malaysia sepanjang 13 tahun pemerintahan parti Buruh dahulu. Perakuan tersebut, kata Najib, diberikan sendiri oleh Cameron yang mengetuai kerajaan campuran serta menteri-menteri kanannya yang melihat Malaysia sebagai penting dalam agenda kerja negara mereka.






Oleh itu, jelasnya, hubungan Malaysia-UK, yang mempunyai sejarah panjang dan asas yang kukuh dari sudut sejarah dan bidang-bidang tradisional seperti ekonomi, perdagangan dan pendidikan dapat diperkasakan semula.






Najib berkata, kedua-dua negara juga mendalami soal kerjasama keselamatan pertahanan serta tumpuan membanteras ancaman puak pelampau dan mereka yang boleh mencetuskan ancaman pengganas sama ada di kedua-dua negara ataupun keganasan di peringkat global.






Ancaman kepada keselamatan siber juga menjadi topik perbincangan pada lawatan ini kerana ia bentuk ancaman baru yang dihadapi oleh semua pihak malah ancamannya kepada UK sekarang amat serius, katanya. UK juga tertarik dan menyokong pergerakan kesederhanaan sejagat yang diketengahkan oleh Malaysia dan menyifatkannya sebagai tepat pada masanya dalam memastikan keamanan dunia.






Perdana Menteri juga berkongsi pandangan dengan para pemimpin masyarakat Islam UK mengenai cara mana yang membantu memberi imej betul dan tepat terhadap ajaran Islam dalam usaha mengatasi Islamofobia.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...